Berita > Kegiatan
Makesta IV PR IPNU IPPNU Batangsaren: Ruang Cerita Pelajar NU
03 Jan 2026 WIB
Tim Media PAC
Dokumentasi Kegiatan: Makesta IV PR IPNU IPPNU Batangsaren: Ruang Cerita Pelajar NU
BATANGSAREN – Estafet kaderisasi di wilayah Kecamatan Kauman kembali bergulir dengan dinamis. Kali ini, giliran Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Desa Batangsaren yang sukses mencatatkan sejarah melalui penyelenggaraan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IV. Bertempat di SD Negeri 1 Batangsaren, kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada akhir pekan, 3–4 Januari 2026.
Daya tarik Makesta IV ini terbukti luar biasa. Puluhan pelajar memadati lokasi acara dengan antusiasme tinggi. Menariknya, peserta tidak hanya didominasi oleh putra-putri asli Desa Batangsaren, tetapi juga menarik minat pelajar dari desa tetangga, bahkan delegasi dari luar kecamatan. Fenomena ini menunjukkan bahwa magnet organisasi pelajar NU di Batangsaren semakin kuat di mata generasi muda.
Berbeda dengan pola pengaderan konvensional yang kaku, panitia pelaksana kali ini melakukan terobosan berani dengan mengusung tema "Ruang Cerita Pelajar NU". Tema ini bukan sekadar jargon, melainkan sebuah manifestasi dari pendekatan baru yang lebih humanis dan adaptif terhadap psikologi Generasi Z.
Melalui konsep "Ruang Cerita", panitia ingin meruntuhkan sekat formalitas yang seringkali membuat calon anggota merasa berjarak. Makesta didesain bukan hanya sebagai kelas instruksional satu arah, melainkan sebuah wadah dialektika—tempat di mana para pelajar bebas berbagi pengalaman, keresahan, dan aspirasi. Tujuannya jelas: mengenalkan ideologi Nahdlatul Ulama melalui dialog yang santai, hangat, namun tetap berbobot dan sarat nilai.
Meskipun pendekatannya lebih cair, substansi materi tetap menjadi prioritas utama. Selama dua hari penggemblengan, peserta menerima materi fundamental seperti Ke-NU-an, Aswaja An-Nahdliyah, Ke-IPNU-IPPNU-an, serta wawasan kepemimpinan (leadership).
Sesi materi diimbangi dengan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion) dan simulasi manajemen organisasi yang interaktif. Tak ketinggalan, napas modernisasi juga terasa kental dalam perhelatan ini. Panitia telah menerapkan manajemen administrasi berbasis digital untuk memantau kehadiran dan tingkat keaktifan peserta secara real-time. Langkah ini selaras dengan visi besar PAC Kauman dalam membangun ekosistem organisasi yang melek teknologi.
Puncak emosional kegiatan terjadi pada Minggu siang (4/1/2026). Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruang acara saat prosesi pembaiatan berlangsung. Di hadapan bendera merah putih dan lambang NU, puluhan kader baru mengucap ikrar kesetiaan.
Dalam amanat penutupnya, Ketua PR IPNU Batangsaren menekankan bahwa selesainya Makesta bukanlah akhir, melainkan awal dari penulisan sejarah.
"Kami berharap alumni Makesta IV ini tidak hanya pulang membawa sertifikat. Lebih dari itu, kalian adalah penulis masa depan. Jadikan organisasi ini sebagai pena untuk menuliskan 'cerita' kontribusi nyata di masyarakat. Kalianlah benteng terdepan dalam menjaga tradisi amaliah Aswaja An-Nahdliyah dan menangkal arus radikalisme di kalangan pelajar," pesannya dengan tegas.
Dengan lahirnya angkatan baru ini, PR IPNU IPPNU Batangsaren optimis dapat menciptakan ruang-ruang cerita baru yang penuh prestasi dan kemanfaatan, memperkokoh barisan pelajar NU sebagai pilar penjaga agama dan bangsa.